SHARE

“Jaringan internet rumah yang terlindungi berarti keluarga Anda menggunakan Internet dengan aman“

Lindungi Jaringan Internet Rumah Anda
sumber gambar: sspblue.com

Sebagian besar rumah pada saat ini memiliki berbagai perangkat yang terhubung ke internet, seperti komputer, laptop, konsol game, televisi, tablet, dan smartphone yang hampir semuanya terhubung ke internet melalui jaringan wireless. Untuk melindungi jaringan rumah anda dan keluarga anda, anda harus memiliki alat dan cara yang tepat sehingga anda dapat yakin bahwa anggota keluarga dapat menggunakan Internet dengan aman dan terlindungi.

Langkah pertama adalah menjaga kebersihan perangkat yang digunakan dari berbagai malware dan file berbahaya dan pastikan semua perangkat anda yang dapat terhubung ke internet memiliki sistem operasi, web browser dan perangkat lunak dengan versi terbaru. Termasuk juga perangkat smartphone yang mengakses jaringan wireless rumah Anda.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat anda terapkan untuk mengamankan dan melindungi jaringan wireless:

Mengubah nama bawaan router

Nama bawaan router atau Default ID disebut juga Service Set Identifier (SSID) atau Extended Service Set Identifier (ESSID). Default SSID dari perusahaan pembuat router tersebut biasanya berupa nama merk dan tipenya. Nama bawaan dari router ini akan membuat pelaku kriminal mengetahui merk dan tipe dari router tersebut, selanjutnya pelaku kriminal dapat memanfaatkannya untuk mencari celah keamanan dari merk dan tipe router tersebut. Ubah nama SSID router anda dengan nama yang unik bagi anda dan tidak mudah ditebak oleh orang lain. Atau anda juga dapat mengubah nama tersebut menjadi nama merk lain misal dari TP-LINK menjadi Cisco untuk mengelabui pelaku kriminal.

Mengubah password bawaan pada router

Password dan akun bawaan atau default pada router biasanya masih aktif dan dapat diakses untuk keperluan troubleshooting. Pastikan untuk mengubahnya atau menonaktifkan akun bawaan tersebut. Dengan mengetahui merk dan tipe router, pelaku kriminal dapat dengan mudah menemukan username dan password defaultnya yang bisa dipakai untuk masuk kedalam router. Ketika membuat password baru, pastikan panjang dan rumit, menggunakan kombinasi angka, huruf dan simbol. Dan pastikan juga untuk tidak melupakannya atau gunakan Password Manager untuk menyimpannya.

Lupakan WEP, Selalu Gunakan WPA2 atau WPA

Ketika memilih tingkat keamanan router Anda, pilihlah WPA2 (jika tersedia) atau WPA. Keduanya lebih aman daripada pilihan WEP. WEP telah terbukti rentan terhadap berbagai serangan.

Membuat jaringan dan password khusus untuk tamu

Beberapa router memiliki fitur untuk membuat jaringan tersendiri khusus untuk tamu. Jika router Anda mendukung fitur ini maka aktifkanlah karena pemisahan ini sangat baik bagi keamanan anda dan keluarga, karena tamu tersebut tidak terhubung secara langsung dengan Anda pada jaringan yang sama. Fitur ini juga biasanya memiliki pengaturan tambahan untuk memberikan beberapa batasan misal saja seperti bandwidth sehingga tamu anda tidak akan menghabiskan bandwidth anda yang berharga.

Gunakan Firewall

Firewall bekerja seperti pagar yang dapat menyaring berbagai serangan baik dari dalam maupun luar. Beberapa jenis router memiliki fitur firewall, fitur paling umum yang ada biasanya adalah melakukan pemblokiran terhadap URL tertentu. Dengan mengetahui beberapa URL berbahaya (misal website porno, website mengandung malware, website SARA, dll) maka anda dapat memasukkannya kedalam list firewall untuk dilakukan pemblokiran.

Demikian beberapa tips yang dapat saya sampaikan, Semoga bermanfaat.

(Diedit oleh Wahyu Nuryanto)

Referensi:
Securing Your Home Network

Berikan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.