SHARE

Kabar baik untuk para hacker dan Pentester,

Setelah sebelumnya melalui Microsoft App Store Windows membawa beberapa Operating System Linux semisal Ubuntu, OpenSUSE dan SUSE Enterprise, kali ini kabar mengejutkan diumumkan oleh Microsoft yang tentunya menjadi kabar baik bagi para pecinta Linux dan para pecinta dunia Cyber.
Pasalnya saat ini salah satu Distro Linux yang populer dan seringkali digunakan dalam dunia hacking yaitu Kali Linux dapat di download dan dinstall langsung pada OS Windows 10 melaui Microsoft App Store.

sumber gambar: techviral.net

Kali Linux merupakan distro Linux Open Source yang didesain untuk tujuan penetration dan testing keamanan sebuah sistem, dilengkapi dengan berbagai tools untuk melakukan penetration testing. Kali Linux merupakan penerus BackTrack yang sudah tidak lagi dikembangkan sejak 2012 lalu dan diyakini mempunyai kemampuan lebih baik dari pendahulunya. Sebenarnya jika dilihat dari sistem operasi dasar, Backtrack dan Kali Linux mempunyai sistem operasi dasar yang berbeda. Sistem operasi dasar pada Backtrack adalah Ubuntu sedangkan Kali Linux mempunyai sistem operasi dasar Debian Wheezy. Disamping itu sebagai penerus Backtrack, Kali Linux pun mempunyai kelebihan seperti:

  • Open Source / Gratis
  • Performa yang lebih stabil
  • Dilengkapi oleh ratusan tools penetration testing

 

System Requirements

  • Windows 10 64-Bit Version . Tidak support untuk Windows 10 32-Bit
  • Windows 10 Version 1607 atau Diatasnya

Untuk melihat spesifikasi OS dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut :

  • Open Setting
  • Pilih menu System
  • Pilih About
  • Maka akan terlihat detail PC untuk memastikan bahwa PC telah sesuai dengan system requirements

 

Install Windows SubSystem for Linux (WSL)

Untuk penginstalan WSL dapat dilakukan dengan 2 Cara yaitu melalui Powershell dan melalui Windows Features

  • Enable WSL
    • PowerShell
      • Jalankan PowerShell “Run As Administrator”
      • Jalankan perintah
        “ Enable-WindowsOptionalFeature -Online -FeatureName Microsoft-Windows-Subsystem-Linux “
      • Reboot
    • Windows Features
      • Ketik “Windows Features” pada box pencarian lalu tekan enter
      • Centang pada bagian “Windows Subsytem for Linux”
      • Reboot
  • Download Kali Linux pada Microsoft App Store

  • Jalankan Kali Linux dengan klik Launch

Dengan adanya Kali Linux pada Fitur Windows Subsystem for Linux (WSL)  maka akan memberikan solusi multi-platform OS. WSL bisa menjadi solusi utama ketika seorang user akan melakukan penetration dan testing keamanan tanpa perlu berganti OS (Dual-Boot). User juga dapat menjalankan layanan seperti sshd, Apache, nginx, MySQL dan PostgreSQL.

WSL menggunakan CPU dan memori yang jauh lebih sedikit daripada VM, dan karena seorang user masih menggunakan Windows, maka user dapat menggunakan tools Windows dan Linux berdampingan di set file yang sama.

Perlu diperhatikan bahwa saat menjalankan OS Kali Linux melalui WSL, maka Kernel yang digunakan bukanlah kernel Linux melainkan Windows, Secara keseluruhan performa I/O saat menggunakan WSL masih lebih lambat daripada menggunakan VM.

Sebagai perbandingan, Kali Linux yang sebenarnya mempunyai GUI atau desktop yang sangat menarik. antarmuka Kali Linux mengundang eksplorasi pengguna. Linux User atau seorang Pentester mungkin akan lebih banyak berkutat melalui terminal, namun para pemula dapat dengan mudah menjelajahi antarmuka dan memulai melalui navigasi file dan folder pada GUI Kali Linux. Puluhan bahkan ratusan tools serangan tersedia dan disusun secara berurutan berdasarkan fungsinya. Pengguna dapat menelusuri tools-tools yang sering digunakan untuk Vulnerability Analysis, Password Attacks, Wireless Attacks, Exploitation Tools, Social Engineering Tools dan lain sebagainya. Jika dibandingkan Versi Kali Linux yang sebenernya jauh lebih menarik daripada versi Windows Subsystem for Linux (WSL).

Selain itu pada kali Linux WSL tidak adanya aplikasi atau penetrations tools yang dibawa secara default dan seorang user di haruskan untuk menginstall sendiri tools yang dibutuhkan. Hal lainnya yang perlu diperhatikan adalah catatan yang ditulis Microsoft melalui deskripsinya pada App Store yaitu “Some tools may trigger Antivirus warnings when installed, please plan ahead accordingly. “ beberapa tools yang akan diinstall pada kali linux WSL akan terbaca sebagai virus oleh anti-virus, maka disarankan agar user lebih selektif dalam memilih tools yang akan digunakan.

Bagi user tingkat menengah atau yang telah terbiasa dengan berbagai penetration tools di Kali Linux dan paham setiap tools yang akan digunakan, Kali Linux pada WSL merupakan sesuatu hal yang sangat menarik dan sangat berguna, karena memudahkan akses dalam instalasi dan penggunaan sehari-hari. Sebaliknya, Bagi mereka yang belum pernah menggunakan Kali Linux sama sekali akan tetapi tertarik untuk mempelajari Tools yang digunakan untuk Penetration Testing, versi WSL kurang disarankan karena tidak tersedianya tools-tools tersebut dan diharuskan untuk menginstall sendiri, maka dari itu lebih dianjurkan untuk menggunakan VM dan mempelajari setiap tools yang tersedia pada Kali Linux.

Referensi:

How to install WSL on Windows 10

Kali on the Windows Subsystem for Linux

Kelebihan si Kali Linux

Kali Linux on the Microsoft App Store: Easier To Install, Harder To Use

 

Berikan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.