SHARE

Di awal tahun ini dunia digemparkan dengan kehadiran aplikasi Pokemon Go. Popularitasnya meningkat dengan sangat cepat. Hal ini pun kemudian dimanfaatkan dengan baik oleh para pelaku kriminal untuk mendistribusikan aplikasi jahat mereka yang berpura-pura sebagai aplikasi Pokemon Go asli.

Akhir tahun ini, Nintendo mengumumkan akan merilis aplikasi permainan Super Mario bernama Super Mario Run untuk smartphone. Tanggal 15 Desember kemarin, versi untuk iOS sudah dirilis untuk pengguna, sementara untuk versi Android baru akan dirilis tahun depan. Hal ini kemudian kembali dimanfaatkan oleh para kriminal untuk mendistribusikan aplikasi palsu mereka yang berpura-pura menjadi Super Mario Run.

Sejak tahun 2012, TrendMicro Labs mendeteksi setidaknya terdapat 9000 aplikasi yang menggunakan embel-embel nama Mario dalam namanya. 2/3 dari aplikasi tersebut menunjukan perilaku yang tidak semestinya seperti menampilkan iklan dan mendownload aplikasi lain tanpa sepengetahuan pengguna. Sepanjang tahun 2016, TrendMicro Labs mendeteksi setidaknya aplikasi-aplikasi tersebut telah diunduh sebanyak 90.000 kali dan menempatkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah unduhan paling banyak.

Negara Pengunduh Aplikasi Super Mario Palsu
Negara Pengunduh Aplikasi Super Mario Palsu | sumber gambar: blog.trendmicro.com

Sebagian besar dari aplikasi-aplikasi tersebut memang hanya menampilkan iklan. Iklan ini akan memberikan keuntungan finansial bagi pelaku kriminal yang membuat aplikasi palsu tersebut. Beberapa aplikasi lain berperilaku lebih berbahaya dengan mengunduh dan menginstall aplikasi lain kedalam perangkat pengguna. Aplikasi-aplikasi ini sebagian besar didistribusikan melalui toko aplikasi pihak ketiga.

Salah satu aplikasi ketika dijalankan untuk pertama kalinya akan meminta pengguna untuk melakukan update dimana ini adalah sebuah tipuan yang justru memaksa pengguna untuk menginstall aplikasi lain seperti terlihat pada tampilan berikut

sumber gambar: blog.trendmicro.com
sumber gambar: blog.trendmicro.com

Aplikasi lain yang lebih berbahaya akan menampilkan iklan, membuat icon tidak jelas pada perangkat pengguna, menginstall aplikasi lain tanpa sepengetahuan pengguna, dan berbagai aktifitas berbahaya lain yang tidak diketahui pengguna

sumber gambar: blog.trendmicro.com
sumber gambar: blog.trendmicro.com

Menginstall aplikasi dari sumber yang tidak terpercaya selain Google Play merupakan faktor utama yang membuat smartphone terinfeksi berbagai jenis malware dan adsware

Untuk keamanan dalam penggunaan smarphone dapat mengikuti tips berikut ini

Referensi:
Fake Apps Take Advantage of Mario Run Releas

Tinggalkan komentar

Berikan komentar