SHARE

Seorang pelaku kriminal mengaku bertanggung jawab terhadap insiden yang terjadi kepada Bank Lloyds yang mengakibatkan layanannya tidak dapat diakses dalam rentang waktu 11-13 Januari 2017. Pelaku kriminal tersebut mengaku melancarkan serangan DDoS terhadap Bank Lloyds dan meminta sejumlah uang tebusan jika serangannya ingin dihentikan sehingga layanan dapat normal kembali.

Sang pelaku kriminal pada waktu yang bersamaan saat insiden ini terjadi juga menghubungi Motherboard dan memberitahukan bahwa mereka bertanggung jawab terhadap serangan tersebut. Mereka juga mengirimkan salinan email yang dikirimkan kepada Bank Lloyds yang berisi permintaan sejumlah uang untuk menghentikan serangan DDoS tersebut. Berdasarkan informasi dari Motherboard, mereka meminta uang sejumlah US$93,600 yang dikirimkan melalui bitcoin

Sebagian isi email dari pelaku kriminal | sumber gambar: motherboard.vice.com

Bank Lloyds sepertinya tidak membayar permintaan uang dari pelaku kriminal tersebut karena saat dicek, akun bitcoin yang dipakai untuk menerima uang tersebut tidak tercatat adanya transaksi masuk.

Berdasarkan informasi dari The Financial Times, serangan ini berasal dari luar Inggris. Serangan ini akhirnya berhenti tanggal 13 Januari dan layanan Bank Lloyds sudah kembali normal. Bank Lloyds sendiri mengkonfirmasi bahwa hanya sebagain dari pelanggannya yang mengalami gangguan saat terjadinya insiden ini.

Referensi:
Lloyds Bank Hit By DDoS Attack
Hacker Says He Attempted to Extort UK Bank Lloyds With DDoS

Berikan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.